Showing posts with label fanfiction. Show all posts
Showing posts with label fanfiction. Show all posts

Friday, April 15, 2011

NIHON BUNKA NI HI PRESENT!!! lomba menulus FANFIC

DARE TO DARE GAAA *TRIAK2* yang imazinasinya liaaaaar >,< ayo nulis fanfiiic.. di lombakan, dan ada hadiahya lhooo :D

 krterianya sebagai berikut ^^

Fanfiction (Umum)

• Tema cerita bebas

• Setiap peserta hanya boleh mengumpulkan satu naskah fanfic

• Naskah harus belum pernah diikutsertakan dalam lomba apapun dan tidak pula telah dipublikasikan dalam media apapun.

• Naskah harus hasil karya sendiri (tidak boleh menjiplak/ mencuri hasil karya orang lain)

• Naskah fanfic diketik, font Arial dengan ukuran font 12pt dan jarak spasi 1

• Gunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar

• Fanfic tidak diperbolehkan mengandung SARA maupun unsur pornografi

• Panjang naskah minimal 3 halaman dan maksimal 8 halaman

• Bentuk fanfic yang dilombakan berupa Oneshot

• Ketentuan genre, type, dan rating sbb:
-Genre : Bebas (Angst, Romance, Friendship, Family)
- Type : Straight (boleh ditambah yaoi/yuri tetapi hanya sedikit dan bukan termasuk inti cerita)
-Rating : G/ T/ PG
- Pairing dapat diambil dari Anime, Manga, J-Music, J-Movie, atau J-Drama,J-band atau tokoh fiksi tambahan

• Peserta wajib membayar uang pendaftaran sebesar Rp20.000,-/
• Penilaian dilakukan dengan penjurian secara adil dan tidak memihak. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat

• Peserta wajib mengumpulkan naskah fanfic maksimal pada tanggal 26mei2011
Naskah fanfic dapat di kirim ke email Nihon bunka no hi “nozomi no hi” :(menyusul)

untuk contact person, tanya via email aja ya :)

Sunday, April 10, 2011

Naruto Fanfiction #1 | Part Two


Aku Selalu Tahu itu, Sakura
A twoshots fanfiction by Bellpoid01
Final Chapter
Disclaimer: Naruto is always belong to Kishimoto Masashi – sensei, even I really want Uchiha Sasuke to be mine -,-
Warning: hm… alternate timeline? Still sets in Konoha, Shinobi War, and etc.



Uchiha Sasuke

Aku terus menatap ke arah tiga anak kecil itu. Tiga Genin yang di mataku terlihat bodoh sekarang. Tertawa bersama, mentertawakan hal yang konyol. Si Dobe masih memperlihatkan cengiran khasnya, Sakura memperlihatkan tawanya yang manis dan lembut. Aku di belakang berjalan santai sambil memperhatikan kedua teman setimku. Aku sendiri terlihat sedang tersenyum menanggapi banyolan konyol Naruto.

Aku ingat, saat itu aku juga sedang berusaha menahan tawa. Aku lupa, kejadian apa yang membuatku merasa segeli itu, untuk pertama kalinya sejak aku menutup hatiku. Aku terus memperhatikan alur mimpiku itu.

Tiba-tiba sekitarku menjadi gelap lagi. Aku terdiam, menunggu apa yang akan muncul lagi.

"Sasuke-kun!"

Sakura.


Pemandangan gelap itu berubah jadi sebuah salah satu jalanan di Konoha, jalan yang dulu juga sering kulewati bersama mereka. Lalu sosok Sakura muncul sedang memutar tubuhnya ke arahku dan memperlihatkan senyumnya yang khas. Tawanya lepas dan ringan. Seakan tidak memiliki beban. Wajah polos seperti anak perempuan yang selalu berbahagia.


Aku menatap dengan ekspresi datar. Jauh di sudut hati ini, aku merasakan sesuatu yang aneh. Sesuatu yang mengganggu emosiku.


Lalu secara tiba-tiba,

Naruto Fanfiction #1 | Part One

Aku Selalu Tahu Itu, Sakura
A twoshots fanfiction by Bellpoid01

Disclaimer: Naruto is always belong to Kishimoto Masashi – sensei, even I really want Uchiha Sasuke to be mine -,-
Warning: hm… alternate timeline? Still sets in Konoha, Shinobi War, and etc.

Akhirnya Sasuke dan pasukannya menyerang konoha dengan kekuatan barunya. Dia mengoordinir semua anak buahnya untuk menyerang Konoha dari semua sisi.

"Habisi desa ini!" perintah Sasuke dingin dan penuh penekanan. Para Shinobi Konoha pun tak kalah dengan kekuatan pasukan Sasuke. Mereka mengerahkan semua kekuatan yang dimiliki untuk melawan Suigetsu dan yang lain. Sedangkan Sasuke, tidak terlihat di arena perang manapun. Ke mana dia?


'Sasuke... akhirnya kau kemari juga,' batin Sakura sambil berlari untuk menuju ke arena perang. Dia sudah siap akan semuanya. Persiapan untuk mengahadapi Sasuke. Tiba-tiba ia terhenyak sesaat.

Benarkah aku sudah siap?


Thursday, March 31, 2011

Vocaloid Fanfiction #2

When the First Snow Falls at Their Farewell
An oneshot fanfiction by Kagurazaka Suzuran

YAMAHA Corp. is owner of Vocaloid
Based on “When Love Ends for the First Time” by Hatsune Miku feat. Supercell
Warnings: possibly misstype, possibly OOC, possibly OC, possibly anti-climax, possibly weird, and possibly bad.


Tempat itu ramai. Banyak sekali orang berlalu lalang di hadapannya sejak tadi—sejak hampir dua puluh menit yang lalu ia tiba di stasiun ini. Kenapa ia bisa tahu kalau waktu telah berjalan secepat itu? Tentu saja karena berkali-kali ia melirik jam tangan dengan rantai perak berbentuk daun yang tergantung dengan pas di pergelangan tangannya yang kecil. Ia menghembuskan nafas panjang. Seketika, karbon dioksida yang dibuangnya tadi mengepul membentuk asap putih yang segera membaur dengan angin musim dingin yang berhembus pelan. Dibetulkannya kerah turtle neck yang sepertinya tidak terlipat begitu baik karena saat angin dingin itu berhembus bulu tengkuknya langsung meremang kedinginan.

Ia mengalihkan pandangan kosongnya ke arah kerumunan orang-orang berpakain tebal seperti dirinya. Ya, di musim dingin seperti ini, bahkan di dalam stasiun kereta yang besar ini pun kau masih bisa kedinginan. Kemudian, pikirannya bertanya, apakah stasiun kereta api memang memiliki fasilitas penghangat ruangan atau tidak? Dengan cepat ia mengerjapkan matanya sekali, menepis pertanyaan bodoh dan random dalam otaknya. Matanya kembali mengedar, mencari sosok yang ditunggunya sejak tadi. Tidak menemukan siapa yang dicarinya, ia melirik lagi jam tangannya, hanya untuk melihat berapa lagi waktu yang tersisa untuknya. Untuk mereka.

“Miku-chan,"

Friday, March 25, 2011

Proyek-proyek

Tahun ini, mungkin menjadi kesempatan bagi saya untuk menjadi manusia produktif di FFn. Semoga. Saya punya beberapa proyek yang semoga tidak akan berakhir sebagai sampah di folder "My Fictions" di notebook saya.

.

.

Eksistensi (judul kemungkinan berubah)

Naruto | SasuSaku | Indonesian | Rated M | Drama | Alternative Universe | Multichapter |



Prioritas utama. Bercerita tentang Sakura yang kehidupan keluarganya sangat berantakan dan menyebalkan, hingga suatu sore di umurnya yang ke enam belas, ia diperkosa oleh guru biologinya sendiri. ia dipungut Kakashi yang kebetulan lewat saat Sakura mencoba bunuh diri dan ditampung sementara di apartemen—sebut saja apartemen teman semasa kecilnya. Lalu ada juga Sasuke, tokoh utama pria yang mengalami perilaku abusif dari ayah kandungnya, dan mendapat tekanan dari ibunya yang sakit jiwa karena kehilangan anak pertamanya, Itachi. Keduanya akan berakhir di tempat yang sama dan berusaha mencoba saling mengobati satu sama lain. Bisakah? Ya, semoga saya bisa membuat mereka seperti itu, amin.



A Song of Scarlet Demon

Naruto | SasuSaku | Indonesian | Rated T | Fantasy / Angst | Alternative Universe | about Threeshots |

Terinspirasi dari lagu Vocaloid yang dikover oleh Sound Horizon yang berjudul "Scarlet Demon of The Pavement". Lagu bertemakan peperangan dan cinta. Nada-nadanya dinyanyikan dengan baik oleh Meiko, Kaito, dan Akaito. Feelnya dapet banget, dan antara Merah dan Biru selalu mengingatkan saya pada SasuSaku. Ini akan menjadi fanfiksi ber-genre roman-fantasi. Ada dua dunia, siang dan malam, dan kedua dunia itu telah saling berselisih semenjak kelahiran pangeran terkutuk dua puluh tahun silam. Perang besar untuk menentukan siapa yang patut berkuasa tinggal menunggu hitungan mundur. Tapi mereka, tidak pernah benar-benar siap bertemu di tanah perbatasan—sebuah padang luas tempat perang dilaksanakan. Tidak akan pernah.



After Tsunami

Naruto | SasuSaku | Indonesian | Rated T | Tragedy | Alterantive Universe |

Tragedi penghujung musim dingin 2011 di Jepang membuat saya berpikir untuk menjadikannya sebuah fanfiksi. Tentu, SasuSaku sebagai pair utama. Tapi saya masih tidak bisa menentukan mau dibuat apa ide ini. Kalau ide fanfiksi ini terbengkalai sampai saya merasa sudah terlalu basi untuk menerbitkannya, saya hapus dari folder saya.



Private Time and Secret Feelings

Pandora Hearts | BreakxSharon | Indonesian | Rated T | Romance | Canon / In-setting | Oneshot |



Saya begitu geregetan dengan kontak-kontak yang dilakukan Break dan Sharon. Break mengaku menganggap Sharon seperti anak perempuannya sendiri; Sharon menganggap Break layaknya kakak laki-laki karena ia tumbuh besar bersama pria itu; bahkan Cheryl Rainsworth bilang kalau Break terlihat seperti seorang kakak yang tidak bisa lepas dari adik perempuannya. Holy shit. Kenapa mereka ga dikasih hint ajasih kalau sebenernya mereka itu saling cinta? Ya ampun mereka menggemaskan, sangat manis, dan seksi! Hubungan mereka akan menjadi seksi dan hot maksud saya. Oke, itu lebih ga masuk akal. Yang jelas saya suka BreakxSharon. Dari judulnya aja udah ketebak, kan? Waktu rahasia dan perasaan yang tersembunyi. Ada setitik—mungkin lebih daripada sekadar titik kecil—perasaan ketika mereka berdua sedang bersama, berdua, di waktu rahasia mereka. Dan keduanya, adalah rahasia mereka sendiri.



Elliot dan Pita Merah Muda

Pandora Hearts | EllyAda | Indonesian | Rated K+ / T | General | Canon / In-setting | Oneshot |



Ada apa dengan Elliot dan pita merah muda? Pita merah mudanya siapa, sih? Ya siapa lagi kalau bukan miliki Nona Ada Vessalius yang imut tapi lugu itu? Elliot yang menemukannya ketika ia sedang mengejar Oz di Lutwidge, dan tanpa sadar menyimpannya hingga ditemukan oleh pelayan rumahnya ketika mencuci seragam sekolahnya. Lalu pita itu mau diapakan? Hei, mau diapakan Elly? Kembalikan atau simpan? Simpan aja, ya, biar lebih manis? ;)



A Love Story Between Aquamarine and Onyx

Naruto | SaIno | Indonesian | Rated T | Romance | Alternative Universe | about Threeshots |



Threeshot yang sudah tersimpan cukup lama di folder "My Fictions". Mengambil tema highschool-friendship-romance, saya mencoba buat SaIno pertama saya. Dibanding ShikaIno, saya lebih suka SaIno, sih. Mereka cantik dan manis—tampan untuk Sai. Ada dua slight di sini, InoSasu dan SasuSaku. Yeh yeh, ketebak, lah kan? Meski sudah lama berada di folder, tapi belum diterbitkan juga. Mengapa? Karena masih banyak BANGET kecacatan di fic ini. Waktu saya membuatnya, pengetahuan saya tentang EYD masih polos banget. Habislah, saya rombak ulang. Sebenernya udah selese, tapi masih aneh banget. Semoga bisa cepet kelar dan nambahin arsip SaIno di FNI, amin.



The Tale of Twilight Sky

Naruto | SasuSaku | Indonesian | Rated T | Romance / Historical | Alternative Universe | Multichapter |



Another SasuSaku romance-fantasy. Sebenarnya saya ngambil ide dari kisah Tanabata—Orihime dan Hikoboshi, tahu? Seperti itulah kira-kira kisah mereka. Seorang putri raja dan seorang pengembara yang ternyata berniat membunuh Sakura. Gitu ngga ya? Bener-bener masih tahap, dan ini progressnya lama banget. Imajinasi saya entah kenapa ga bisa liar di sini, mungkin karena ga orisinil banget idenya. Terinspirasi dari langit sehabis senja, di mana langit mulai kehitaman namun masih menyisakan birunya siang, diselipi warna kemerahan—entah merah darimana, mungkin dari warna jingga kali ya?—dan ketika saya menyadarinya, otak saya langsung berteriak, "SasuSaku banget!". Jadilah ini proyek.



Paper Plane

Vocaloid | Len/Rin | Indonesian | Rated T | Poetry / Angst | Oneshot |



Kolaborasi antara lagu "Prisoner"-nya Kagamine Len dengan "Paper Plane"-nya Kagamine Rin. Tapi sumber diksinya (?) diambil dari lagu "Prisoner". Saya berencana buat masukin sudut pandangnya Rin, sih di akhir. Fanfiksi kali ini berbentuk puisi murni. Saya bahkan harus minta tolong teman saya di RL untuk menilai apakah puisi ini sudah pantas terbit apa belum. Saya mengutamakan feel dan diksi, sih. Diksi saya masih kurang banget untuk bikin sebait puisi.



Hearing You (judul bisa berubah sewaktu-waktu)

Vocaloid | KaiMiku | Indonesian | Rated T | Hurt/Comfort | Oneshot |

KaiMiku pertama saya. Saya tidak suka pairing ini, tapi saya menyukai kisah mereka di lagu Kaito yang berjudul "The Ogre and The Maid". Menggetarkan hati, bo' denger lagu itu sambil lihat PV-nya. Saya begitu gatal membuatnya, tapi dipikir-pikir, fanfiksi ini yang progressnya paling lama di antara yang lain. Stuck tuh bener-bener stuck, ga jalan sama sekali. Heran, susaaah banget. Ceritanya tentang Miku, seorang gadis buta yang suatu malam kehilangan arah dan berakhir dengan mengetuk sebuah pintu rumah seorang(?) setan. Ini akan menjadi semacam another forbidden love dari saya. Amin, kalau sukses.



Mature Love

Ini bukan kategori fanfiksi. Ini fiksi murni yang bercerita percintaan ala orang dewasa padahal saya dua puluh aja beluman. Saya nggak berencana bikin ini jadi lebih daripada lima bab, sih, tapi kata temen saya, tema yang saya ambil bisa jadi kompleks dan rumit sekali, pasti menghabiskan banyak bab. Saya juga masih galau. Sebisa mungkin saya ga mau bikin banyak-banyak bab. Merepotkan. Tentang seorang pemudi berusia tujuh belas tahun, jenjang akhir masa pendidikan SMA, yang bertemu dan terlibat affair dengan seorang pria dewasa—dua puluhan umurnya—yang merupakan pacar dari tetangga apartemen tempat kakaknya tinggal. Si gadis sendiri sedang mencari makna pacaran yang sebenarnya, dan tepat di saat ia mencari ia bertemu pria itu. Ia merasa menemukan hidupnya di sana.

.

.

Ga semuanya bisa terjamin terbit. Saya pribadi sih pengennya semua beneran terbit dan bisa selesai, apalagi banyak yang multichapter. Padahal saya sadar kalo saya lemah di multichapter karena saya ini sangat malas update story.



Bagaimana dengan fiksi-fiksi saya yang lain? Di sini keterangannya.

.

.

A Sweet Morning In The Student Council Room

Maid-sama | TakuMisa | Indonesian | Rated K+ | General | Canon | Oneshot | Completed |

Sebuah rutinitas kecil yang kadang terjadi di Seika Gakuen. Kita mengenal kalau Usui adalah cowok yang senang melihat gadis kesukaannya—apalagi gadis itu tipe tsundere—berwajah merah karena diisengi. Ya, dia menikmati waktu-waktu kecilnya bersama ketua OSIS-nya yang manis itu, apalagi ini masih pagi. ;)



Aku Selalu Tahu Itu, Sakura

Naruto | SasuSaku | Indonesian | Rated T | Romance / Angst | Canon | Discontinued |

Baru terbit bab satu. Sangat berantakan dari segi mana pun sampai rasanya saya tidak ingin melanjutkannya. Maksud saya bikin cerita ini adalah ingin menggambarkan kalau Sasuke selalu tahu bahwa Sakura selalu mencintainya. Canon, dan saya buat mereka bertemu ketika Sasuke datang untuk menghancurkan Konoha. Mereka bertarung. Namun Sasuke membunuh Sakura. Tidak ada yang berubah. Ia hanya mampu untuk sekadar tahu bahwa gadis itu memang selalu mencintainya, tapi ia tak kuasa berbuat apa-apa. Ia tak dapat menolong dirinya sendiri yang dibutakan dendam.



Benang Merah

Maid-sama | TakuMisa | Indonesian | Rated T | Romance / Angst | Canon | Oneshot | Completed |

Usui mendapati fakta di balik kelahirannya yang tidak diharapkan. Mengetahui instingnya selalu benar, ia mulai tidak suka menjadi orang yang jenius. Ia dan Ayuzawa Misaki adalah sauadara satu ayah, karena ketika ibunya datang ke Jepang tujuh belas tahun silam, ia berselingkuh dengan ayah Misaki. Tentu itu bohong, cuma karangan saya aja. Intinya, ada benang merah yang mendekatkan mereka, namun fakta berkata mereka harus tetap terikat sebagai status kakak-beradik. Ironis.



Tomo

Naruto | Naruto Uzumaki | Indonesian | Rated K+ | Friendship | Canon | Oneshot | Completed |

Semi-poetry. Sekadar ungkapan pikiran Naruto tentang Sasukejucake. Naruto yang selalu berjalan di belakang Sasuke, mengejar Sasuke, berusaha untuk berdiri berdampingan dengannya. Sebagai rival dan sahabat. Naruto yang ingin mengembalikan Sasuke kepada Sakura dan Konoha. Naruto yang peduli pada Sasuke. brengsek kau Sas, kau sial karena membuang sahabatmu sendiri. dasar adik jelek >:'((



Even We Are A Twin

Vocaloid | Len/Rin | Indonesian | Rated M | Romance / Hurt/Comfort | Multichapter | Completed |

Terinspirasi dari lagu paling seksi dan hot sepanjang masa, "Spice" yang dilantunkan Kagamine Len. Len si playboy, yang berusaha menghindari kakak kembarnya, Rin, yang dicintainya. Cukup banyak konflik dan slight, misalnya KaiRin, LenMiku, LenHaku, LenMeiko… hahahaha itu semua berdasarkan Fanmade PV yang saya punya.



Code Geass: Valentine Edition!

Code Geass | LuluSuza | Indonesian | Rated T | General / Humor | In-setting | Oneshot | Completed |

Fanfiksi pertama yang saya buat seumur hidup. Saya dedikasiin untuk CG Class Crew yang telah memperkenalkan dunia FFn ke saya. Tentang Lelouch yang bosen dengan tiga wanita yang selalu mengelilinginya, Shirley, C.C., dan Kallen. Ini valentine, dan ia belum mendapat cokelat yang ditunggunya. Dari orang yang ditunggunya, maksudnya. Siapa lagi kalo bukan si atlet gila Suzaku? Shounen-ai pertama, dan semoga jadi fanfiksi shounen-ai satu-satunya yang saya buat seumur hidup. Saya masih ga sanggup buat slash macam gitu.



When The First Snow Falls At Their Farewell

Vocaloid | Miku Hatsune | Indonesian | Rated T | Romance / Angst | Oneshot | Completed |

Terinspirasi dari lagu menyayat yang dibawakan oleh Hatsune Miku berjudul "When Love Ends For The First Time". Saya begitu tersentuh, dan PV-nya yang geje banget tapi keren abis pas endingnya mendorong saya untuk membuat fic ini ketika malam sebelum UAS Bumpo berlangsung. Sekitar enam atau tujuh jam, oneshot ini jadi. Saya pun ga jadi belajar Bumpo. Untung nilainya ga kenapa-napa. Sayangnya, karena saya mengerjakannya tengah malam dan mengantuk, saya kurang bisa menggali feelnya. Sangat kurang greget. Saya berniat merombaknya dan menerbitkannya di blog pribadi saya.



Sakura

Naruto | SasuSaku | Indonesian | Rated T | Spiritual / Hurt/Comfort | Alternative Universe | Oneshot | Completed |

Untuk merayakan SasuSaku FanDay. Dikerjakan dalam dua hari sambil begadang makan pisang bakar dan Nescaffe. Selesai dalam 6K+ wordscount. Sebuah angka mengejutkan untuk sebuah oneshot abal. Saya tidak bisa berpikir jernih waktu membuatnya karena plot awal ternyata berubah drastis setelah dibuat. Dari niat bikin 'white' malah jadi 'dark'. Ngehe. Tadinya mau bikin fluff, malah angst. Ketek. Tapi jujur, saya pribadi suka cerita ini. Saya suka endingnya di mana Sakura bilang blablablabla. Ngomong-ngomong, ini spiritual pertama saya. Benar-benar tidak terduga.

.

.

Ditinjau lagi, saya hanya bergumul di fandom Naruto khususnya SS dan Vocaloid, ya? Pandora Hearts baru-baru aja mulai. Maid-sama sih masih tetep rajin baca komiknya, tapi kalo main ke fandomnya udah gapernah. Tapi selain itu saya juga cukup sering main ke fandom Kuroshitsuji, nyari ClaudeSebby rated M. tapi cuma satu. Che.

Tuesday, December 7, 2010

FanFiction Games!

was coppied from Lala's Blog

Siapa nama original kamu? 
Riyanti Etania

Nama panggilan?
Ria, Suzu, Riyanti, Suzuppe, Suzun, Suzu-chan

Nama Pena?
Kagurazaka Suzuran

Sejak kapan mengenal fanfict?
Mendekati akhir 2009

Ada orang yang mengenalkannya atau kamu tahu sendiri?

Monday, November 29, 2010

Kolonel yang Tuli

Kolonel Yang Tuli
An omake by Kagurazaka Suzuran / Rinea Anette
Fullmetal Alchemist Brotherhood © Bones
A comic disclaimered by Hiromu Arakawa
Based on Episode 31… atau 32, ya? Ma(ng)ap, lupa =w=;;;
-
-
-
"Sebaiknya, memang kusimpan saja dulu utang ini, sampai anda menjadi seorang Fuhrer." Tatapan mata tajam Edward serta nada bicaranya yang mengisyaratkan kalau ia sudah mengetahui semuanya membuat Mustang melirik tajam pada pemuda itu.

"Dengar dari siapa?" tanyanya singkat – padat – jelas – tajam. Fokusnya terkonsentrasi pada jalanan di depannya dan ucapan Edward selanjutnya.


Friday, December 25, 2009

Fanfic Kaichou wa Maid-sama! Usui_Ayuzawa_Sweet Morning in Seika

Fanfic Kaichou wa Maid-sama!

Usui_Ayuzawa_Sweet Morning in Seika

==========================

=============================

“Ayuzawa, bangun….”
Sebuah suara berat tapi lembut sedikit mengusik misaki dari tidur singkatnya. Dia berusaha membuka mata, namun rasanya kelopak matanya itu sulit sekali di naikkan. Ia mengerang pelan menelungkupkan kepalanya lebih dalam ke lengannya. Ia masih bisa mendengar suara tawa tertahan di sampingnya.

“Ayuzawa,”
misaki sedikit terkaget namanya di panggil lagi. Baru saja ia akan mengangkat kepalanya, ia merasa ada yang menyentuh rambutnya.

“Kau manis sekali saat tidur,” Usui mencium ujung segenggam rambut misaki di tangannya. Misaki speechless. Ketika membuka mata, yang dilihatnya adalah usui yang sedang mencium rambutnya dengan ekspresi yang sangat lembut, seperti kemarin saat laki-laki itu menyatakan perasaannya kepada misaki. Wajah misaki kontan menjadi merah dan kembali ringan tangan.

“Apa yang kau lakukan disini, Usui bodoh?!” jeritnya sambil mendorong keras tubuh Usui. Usui tergelak.

“Aku sengaja disini menunggui ketua bangun. Ketua minta dibangunkan, kan?”
“Tidak. Itu kau sendiri yang menawarkan.” Ujar misaki sambil buang muka. Usui terlihat terkekeh di sudut matanya. Ia menatap usui lagi.

“Aku sudah lama tertidur, ya?”
usui kembali mendekat. “Baru satu jam, kok.”

Misaki terlihat mengacak-acak rambutnya. “Aah! Kenapa baru sekarang aku dibangunkan?! Lihat, aku masih punya banyak tugas yang harus ku selesaikan!” gerutu misaki sambil mengambil lembaran-lembaran data OSIS.

“Kalau ketua mengizinkan, biar aku bantu.” Timpal usui enteng. Ia kembali meletupkan balon permen karetnya.

“Tidak. Tidak usah, terima kasih.” Misaki dengan cepat kembali ke kesibukannya, tidak memperhatikan usui lagi. Namun usui malah terlihat tertawa pelan melihat misaki yang langsung dingin padanya itu.

“Benar-benar ketua OSIS Seika Gakuen,” ujarnya sambil tersenyum. Misaki blushing sedikit, lalu membalasnya tanpa menatap usui.

“Brisik!”

usui balik badan dan sedikit merenggangkan badannya. “Baiklah, aku ke kelas dulu ya, Ketua.” Pamit usui. Tak lama ia terdengar menguap. Misaki menatapnya dari belakang.

“Kau juga sebaiknya tidur di ruang kesehatan. Matamu merah dan kau terlihat capek,” Usui membalikkan badannya, menatap misaki dengan tatapan yang sulit di artikan. Lalu ia tersenyum jahil.

“Tumben sekali Ayuzawa memperhatikan aku,” ujarnya menyeringai. Misaki memasang muka cuek, padahal dalam hati deg-degan juga.

“Percuma kalau kau kembali ke kelas sekarang. Pelajaran sudah di mulai dari setengah jam yang lalu. Paling-paling kau hanya akan duduk-duduk di atap sekolah sampai jam istirahat. Kau tahu, aku sudah memegang daftar kehadiranmu di kelas semester dua ini. Jadi jangan bersikap….” Misaki menghentikan celotehannya karna baru sadar Usui telah berada di dekatnya. Usui tersenyum.

“Ternyata…. Di luar dugaanku, Ketua sangat memperhatikan aku, ya?” usui mendekatkan mukanya ke misaki. Misaki gelagapan.

“A, apa maksudmu, makhluk luar angkasa bodoh!?!” misaki berusaha menyingkirkan wajah usui yang semakin mendekat, namun tangannya lemas karna melihat wajah tampan itu dari jarak sedekat ini, untuk kedua kalinya.

“Habis,” usui sengaja memberi jeda sedikit pada kata-katanya, lalu melanjutkan, “Ketua sampai tahu kebiasaanku duduk-duduk di atap sekolah, lalu menyadari kalau aku kurang tidur, sampai-sampai Ketua menyuruhku istirahat di ruang kesehatan. Itu semua mengejutkan bagiku, lho.” Entah kenapa, Misaki merasakan nada jujur dari kata-kata laki-laki itu. Jantungnya berdegup kencang lagi.

“Brisik! Sekarang terserah padamu saja! Mau tidur kek, duduk-duduk di atap sekolah sampai masuk angin kek, bodo amat! Aku mau kerja, jangan ganggu lagi!” bentak misaki seperti biasa. Usui tertawa, lalu berjalan ke arah pintu.

Sebelum usui keluar, misaki memanggilnya, membuatnya memutar badannya.

“Terima kasih, untuk yang tadi,” ujarnya tergagap, wajahnya semerah tadi. Usui hanya bisa tersenyum. Lalu sebuah ide muncul untuk menjahili gadis kesayangannya itu.

“Sebenarnya, aku berharap Ketua memberikan imbalan padaku,” Usui memasang wajah memancing. Da berhasil. Misaki mengalihkan perhatiannya dan beralih ke Usui.

“Kau mau apa memang?”

usui menyeringai jahil.

“Aku ingin bibir Ketua lagi.” Dia mengucapkan itu tanpa suara. Hanya bibirnya saja yang bergerak, namun misaki bisa membaca bahasa bibir itu dengan jelas. Dan efeknya juga langsung terlihat. Selain wajahnya yang memerah, tangannya langusung melempar pulpen yang tadi di pegangnnya ke arah Usui. Tapi cowok itu sudah berbelok duluan ke luar. Misaki kebat-kebit sendirian.

“Usui brengsek~” umpatnya pelan sambil menjenggut rambutnya.